Kamis, 15 Maret 2012

Manusia dan Kebudayaan - Kaitan Manusia dan kebudayaan


anis nur rohmah
18111473
1 ka 43
ILMU BUDAYA DASAR

Manusia dan Kebudayaan

  Kaitan Manusia dan kebudayaan

Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun temurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari-hari dan juga dari kejadian-kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.


Definisi kebudayaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.
Dari pengertian tersebut menunjukan bahwa kebudayaan itu marupakan keseluruhan dari pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial, yang digunakan untuk menginterpresentasikan dan memahami lingkungan yang dihadapai. Atas dasar itulah para ahli mengemukakan adanya 7 unsur kebudayaan, yaitu sebagai berikut :
1.      Unsur Religi
2.      Sistem Kemasyarakatan
3.      Sistem Peralatan
4.      Sistem Mata Pencaharian Hidup
5.      Sistem Bahasa
6.      Sistem Pengetahuan
7.      Seni
Namun kebudayaan juga mempunyai kegunaan yang sangat besar bagi manusia. Hasil karya manusia menimbulkan teknologi yang mempunyai kegunaan utama dalam melindungi manusia terhadap lingkungan alamnya. Sehingga kebudayaan memiliki peran sebagai :
  • Suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompoknya
  • Wadah untuk menyalurkan perasaan-perasaan dan kemampuan-kemampuan lain
  • Sebagai pembimbing kehidupan dan penghidupan manusia
  • Pembeda manusia dan binatang
  • Petunjuk-petunjuk tentang bagaimana manusia harus bertindak dan berperilaku didalam pergaulan
  • Pengatur agar manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak, berbuat dan menentukan sikapnya jika berhubunagn dengan orang lain
  • Sebagai modal dasar pembangunan
Setiap manusia memiliki kebudayaan yang berbeda-beda, itu disebabkkan mereka memiliki komunitas tersendiri di wilayahnya sehingga apabila kita amati manusia di belahan dunia manapun memiliki kebudayaannya masing-masing tak terkecuali di Indonesiayang memiliki banyak keragaman budaya. Perbedaan kebudayaan ini sangatlah wajar karena perbedaan yang dimiliki seperti faktor lingkungan, faktor alam, manusia itu sendiri dan berbagai faktor lainnya yang menimbulkan keberagaman budaya tersebut. Kebudayaan juga dapat berkembang, dalam perkembangannya itu tidaklah bersifat stasis melainkan bersifat dinamis. Ini karena disebabkan masing-masing kelompok manusia memiliki kebutuhan yang beragam sehingga manusia berinteraksi dalam suatu kelompok dengan kelompok lainnya, dari interaksi manusia itu terjadi perubahan kebudayaan. Ada lima terjadi perubahan kebudayaan, yaitu :
1.      Perubahan lingkungan alam
2.      Perubahan yang disebabkan adanya kontak dengan kelompok lain
3.      Perubahan karena adanya penemuan ( discovery )
4.      Perubahan yang terjadi karena suatu masyarakat atau bangsa mengadopsi beberapa elemen kebudayaan material yang telah dikembangkan oleh bangsa lain di tempat lain
5.      Perubahan yang terjadi karena suatu bangsa memodifikasi cara hidupnya dengan mengadopsi suatu pengetahuan atau kepercayaa baru atau karena perubahan dalam pandangan hidup dan konsepsinya tentang realitas
Namun perubahan kebudayaan sebagai hasil cipta, karsa dan ras manusia adalah tentu saja perubahan yang memberi nilai manfaat bagi manusia dan kemanusiaan, bukan sebaliknya yaitu yang akan memusnahkan manusia sebagai pencipta kebudayaan tersebut.
            Seiring dengan perkembangannya, kebudayan juga mengalami beberapa problematika atau masalah-masalah yang cukup jelas, yaitu :
1.      Hambatan budaya yang ada kaitannya dengan pandangan hidup dan sistem kepercayaan
2.      Hambatan budaya yang berkaitan dengan perbedaan sudut pandang hidup dan sistem kepercayaan
3.      Hambatan budaya yang berkaitan dengan faktor psikologi atau kejiwaan
4.      Masyarakat terpencil atau terasing dan kurang komunikasi dengan masyarakat lainnya
5.      Sikap tradisionalisme yang berprasangaka buruk terhadap hal-hal yang baru
6.      Mengagung-agungkan kebudayaan suku bangsanya sendiri dan melecehkan budaya suku bangsa lainnya atau lebih dikenal dengan paham Etnosentrisme
7.      Perkembangan Iptek sebagai hasil dari kebudayaan

Jadi kesimpulan dari tema Manusia dan Kebudayaan yaitu kita harus menjaga dan melestarikan kebudayaan yang sudah di wariskan oleh generasi terdahulu dan jangan sampai nilai-nilai kebudayaan kita terserap oleh nilai-nilai kebudayaan barat yang cenderung ke arah negatif.







 • 3 tahap dalam proses dialektis
Proses dialektis terdapat 3 tahap yaitu :
1. Eksternalisasi yaitu proses dimana manusia menekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.
2. Obyektivitasi yaitu proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif.
3. Internalisasi yaitu proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia.

sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/02/%E2%80%A2-3-tahap-dalam-proses-dialektis/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar